WhatsApp
pun memahami hal itu dan mulai mencoba sistem keamanan baru, yakni menggunakan
fingerprint scanner atau pemindai sidik jari.
Pengguna
akan diminta memilih fitur keamanan lain sebelum mendaftarkan sidik jarinya,
yakni dengan memilih fitur kemanan pola, PIN, atau password. Setelah
mendaftarkan pola, PIN, atau password, barulah pengguna akan diminta untuk
mendaftarkan sidik jari yang akan digunakan untuk membuka WhatsApp.
Perlu
diingat, fitur ini masih bergulir di dalam versi beta. Artinya, belum semua
pengguna WhatsApp mendapatkan fitur ini sampai dirilis secara resmi nantinya. Namun
tidak ada salahnya apabila Anda rajin mengecek pembaruan WhatsApp di Google
Play Store dan segera memperbaruinya ke versi paling anyar.
Tags:
gadget
