Tak
pelak, Presiden Joko Widodo atau Jokowi pun ikut menjajal Esemka Bima ini di
fasilitas produksi di PT Solo Manufaktur Kreasi, Boyolali, Jawa Tengah. Setelah
mencobanya bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Jokowi memprediksi
mobil pikap seharga Rp 95 juta ini bakal laku keras.
Jokowi
sendiri memastikan telah melihat fasilitas perakitan, penyelesaian, pengerjaan
mesin mobil Esemka. Sehingga, ia pun memuji kualitas dari produk pertama Esemka
ini sudah cukup baik.
“Saya
melihat harga kompetitif, saya tanya harganya Rp95 juta off the road. Feeling
saya laku keras,” kata Jokowi seperti dikutip dari keterangan tertulis yang
dirilis di laman Sekretariat Kabinet.
Salah
satu hal penting yang menjadi keunggulan, menurut Jokowi, adalah Esemka
merupakan merek Indonesia. Esemka, menurut Jokowi, merupakan perusahaan yang
harus berani berkompetisi.
Seperti
diketahui, mobil Esemka ini telah muncul sejak Jokowi menjabat sebagai Wali
Kota Solo. Mobil ini kemudian identik dengan Jokowi. Skala produksi mobil ini
masih relatif jauh lebih kecil dibandingkan dengan mobil merk lain yang
diproduksi di Indonesia.
Pengujian
Esemka Bima ini dilakukan di area khusus tes yang medannya dibuat sedemikian
rupa dengan kontur landai, tanjakan terjal, turunan curam, jalanan
bergelombang, dan trek lurus untuk akselerasi. Meski tidak memakai sistem power
steering, setir pikap ini terasa ringan saat diajak bermanuver tajam. Di sisi
eksterior, lampu depan sudah memakai proyektor untuk memaksimal pencahayaan di
malam hari.
Tags:
BERITA
