Otoritas
Penerbangan Sipil Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration (FAA)
melarang sejumlah seri MacBook Pro untuk dibawa dalam penerbangan.
Langkah
ini diambil FAA setelah Apple menarik sejumlah unit MacBook Pro dengan seri
tertentu yang mempunyai masalah baterai sehingga berisiko terbakar.
"FAA
menyadari adanya penarikan baterai yang dipakai di sejumlah laptop Apple
MacBook Pro. Pada awal Juli kami memperingkat sejumlah maskapai mengenai
penarikan tersebut, dan kami menginformasikannya ke publik," tulis FAA
dalam pernyataannya.
Dalam
pernyataan tersebut juru bicara FAA juga menyebut langkah ini adalah hal yang
biasa. Yaitu mengingatkan kepada maskapai jika semua perangkat yang baterai
berbasis lithium-nya ditarik, termasuk MacBook Pro, dilarang untuk dibawa dalam
penerbangan.
Namun
yang menjadi masalah adalah MacBook Pro yang ditarik itu berasal dari tahun
pembuatan 2015, dan tak semua MacBook Pro yang dibuat pada tahun 2015 ditarik
dari peredaran. Tentu hal ini akan menyulitkan penerapan pelarangan ini di
bandara-bandara.
Apple
sendiri hanya menyarankan pengguna untuk masuk ke laman dukungan di situsnya,
di mana mereka bisa memasukkan nomor seri perangkat untuk melihat apakah
laptopnya itu masuk dalam daftar MacBook Pro yang ditarik dari pasaran.
Sebagai
informasi, Juni lalu Apple menyebut akan menarik sejumlah MacBook Pro 15 inch
yang dijual antara September 2015 sampai Februari 2017. Baterai di unit laptop
tersebut diduga berisiko overheat dan bisa terbakar.
Tags:
gadget
