WhatsApp
telah menambahkan fitur lock screen untuk pengguna iOS pada Februari 2019. Hal
tersebut memungkinkan pengguna untuk mengautentikasi menggunakan Touch ID
setiap kali Anda masuk ke aplikasi.
saat
ini, WhatsApp menghadirkan fitur tersebut ke pengguna Android. Sayangnya, fitur
tersebut belum rilis secara publik. Namun sudah hadir pada WhatsApp Beta versi
2.19.221.
Jika
pengguna ingin mendapatkannya, bisa melakukan hal berikut: buka Pengaturan>
Akun> Privasi> Kunci sidik jari untuk mengaktifkan fitur baru. Setelah
diaktifkan, pengguna harus menggunakan sidik jari untuk mengautentikasi setiap
kali ingin membukan aplikasi.
Dengan
fitur baru ini, pengguna masih dapat menjawab panggilan jika WhatsApp terkunci.
Selain itu, pengguna juga dapat mengatur timer untuk kunci otomatis dengan
beberapa opsi yakni setelah 1 menit, atau setelah 30 menit.
Jadi
jika memilih sesuatu selain "segera", pengguna mendapatkan jumlah
waktu tertentu dari penggunaan WhatsApp terakhir, selama aplikasi tetap 'tidak
terkunci' dan tidak memerlukan sidik jari lagi. Terakhir, di bagian Pengaturan
yang sama pengguna juga mendapatkan sakelar untuk menampilkan konten pesan dan
pengirim dalam notifikasi.
Jika
pengguna menggunakan widget WhatsApp dan mengaktifkan Kunci Sidik Jari, widget
tidak akan menampilkan apa pun, karena kontennya disembunyikan secara default.
Untuk
segi keamanan, diklaim bahwa WhatsApp menggunakan API otentikasi biometrik
Android resmi. Jadi, sidik jari pengguna kabarnya tidak dikirim ke Facebook
(pemilik WhatsApp). Masih belum diketahui kapan fitur ini akan segera hadir
pada versi Android resmi.
Tags:
gadget
